TIM bulu tangkis junior Indonesia meraih kemenangan kedua pada babak penyisihan Grup C2 World Junior Championships (WJC) 2026. Skuad Merah-Putih mengalahkan Sri Lanka dengan skor meyakinkan 2-0.
Hasil manis ini mengantarkan Indonesia ke babak playoff. Sebelum merebut kemenangan atas Sri Lanka, Tim Merah-Putih lebih dulu mengukir hasil positif atas Azerbaijan 2-0.
Tim Merah-Putih sukses mengalahkan Sri Lanka di Cairo International Stadium, Mesir pada Selasa (6/10/2026). Indonesia tampil solid dalam dua set yang dimainkan menghadapi Sri Lanka.
Pada set pertama, Indonesia menang 55-38, kemudian kembali mengamankan kemenangan dengan skor 55-35 pada set kedua. Indonesia langsung membuka keunggulan pada set pertama melalui pasangan ganda campuran Moses Andar Simanjuntak/Reya Azzahra Yulianti. Mereka menang 11-3 atas Keneth Aruggoda/Isuri Attanayake.
Selsi Josika/Yashinta Ristyna Putri kemudian memperbesar keunggulan Indonesia menjadi 22-11. Jolin Angelia yang turun di nomor tunggal putri kemudian membawa Indonesia unggul 33-21.
Fardhan Rainanda Joe memperlebar jarak menjadi 44-32. Pasangan ganda putra Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siahaan menutup set pertama dengan skor 55-38.
Memasuki set kedua, Indonesia kembali menunjukkan permainan yang konsisten. Muhammad Luthfi Habibi/Atresia Naufa Candani membuka perolehan poin dengan membawa Indonesia unggul 11-5.
Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri kemudian menambah keunggulan Indonesia menjadi 22-14. Mayla Cahya Afilian Pratiwi membawa Merah Putih semakin menjauh 33-23 sebelum Radithya Bayu Wardhana membuat skor menjadi 44-28.
Pasangan Joseph Marcellino Kyta/Faizal Pangestu kemudian memastikan Indonesia menutup set kedua dengan kemenangan 55-35. Hasil tersebut sekaligus memastikan Indonesia meraih kemenangan kedua secara beruntun di Grup C2.
Pelatih ganda campuran Indonesia, Muhammad Rijal, menilai penampilan dua pasangan yang diturunkan dalam pertandingan tersebut cukup baik. Ia berharap sektor ganda campuran dapat terus menyumbangkan poin untuk Indonesia pada pertandingan berikutnya.
“Performa atlet ganda campuran pada laga hari ini saya rasa cukup oke, baik Moses/Reya maupun Luthfi/Atre. Dengan kualitas yang ada saya harap ganda campuran bisa terus menyumbangkan poin,” ujar Rijal dilansir dari rilis resmi PBSI, Selasa (6/10/2026).
Rijal juga terus mengingatkan para pemain untuk memiliki keyakinan dan mental bertarung saat tampil dalam pertandingan beregu. Selain itu, kemampuan beradaptasi dengan kondisi lapangan menjadi salah satu hal yang ditekankan kepada para atlet.
“Sebelum pertandingan saya selalu briefing mereka untuk selalu yakin dan kalau beregu harus memiliki jiwa petarung yang kuat. Alhamdulillah mereka paham dengan masukan yang saya berikan dan saya selalu menekankan kepada mereka, apapun kondisinya harus selalu siap dan cepat beradaptasi dengan kondisi di lapangan,” kata Rijal.
Rijal menilai komposisi ganda campuran Indonesia saat ini sudah cukup ideal untuk menghadapi persaingan di WJC 2026. Ia menyebut sejumlah pasangan yang disiapkan untuk memperkuat sektor tersebut sepanjang kejuaraan.
“Untuk sekarang komposisi ganda campuran sudah pas, baik dari ganda campuran pertama Moses/Reya, kedua Edsel/Atresia, dan disusul Luthfi/Dian serta Erfan/Mellynda,” tutur Rijal.
Dua kemenangan atas Azerbaijan dan Sri Lanka menjadi modal penting Indonesia melanjutkan perjuangan di Grup C2. Selanjutnya, Tim bulu tangkis junior Indonesia akan berhadapan dengan Taiwan di babak Playoff WJC 2026.
(Ramdani Bur)