Lebih lanjut, Trevathan yakin dinamika di garasi Ducati Lenovo musim depan akan menarik. Percikan-percikan konflik bukan tidak mungkin akan terjadi di antara kedua sosok itu.
“Marc adalah juara dunia yang fantastis, pembalap yang fantastis. Tapi, seperti yang saya bilang, saya pikir dia belum pernah memiliki monster seperti Pedro di garasi,” tukas Trevathan.
“Akan ada banyak ledakan (musim depan), kawan. Saya bisa katakan kepada Anda,” tandas kepala kru Acosta sejak 2024 itu.
Tentu menarik untuk melihat seperti apa relasi di garasi Ducati musim depan. Apalagi, Acosta kini sudah seperti tanpa beban setelah memenangi MotoGP Austria 2026 yang merupakan balapan kandang buat KTM.
(Wikanto Arungbudoyo)