Dominasi US Open sebagai turnamen dengan bayaran tertinggi semakin terlihat jelas jika dibandingkan dengan tiga ajang Grand Slam bergengsi lainnya sepanjang musim ini. Wimbledon berada di urutan kedua dengan total hadiah mencapai USD 87 juta (Rp1,5 triliun), di mana sang juara sektor putra yaitu Jannik Sinner mengamankan sekira USD 4,9 juta (Rp86 miliar).
Selanjutnya, turnamen Australian Open menyediakan total hadiah USD 80 juta (Rp1,4 triliun) dengan Carlos Alcaraz sukses membawa pulang cek senilai USD 3 juta (Rp52,9 miliar). Adapun French Open mencatatkan total prize pool terendah di antara empat Grand Slam dengan angka USD 72 juta (Rp1,2 triliun), di mana Zverev sempat mengantongi USD 3,3 juta (Rp58 miliar) saat menjuarainya awal tahun ini.
Pencapaian finansial di New York ini melengkapi tahun luar biasa bagi Zverev di panggung tenis internasional. Angka USD 5,5 juta (Rp97 miliar) yang masuk ke rekeningnya semakin mendongkrak total pendapatan sepanjang kariernya secara signifikan.
(Rivan Nasri Rachman)