"Saya memilikinya pada tahun 2019 dan saya menjalani operasi, dan setelah itu saya tidak pernah mengalami masalah ini lagi. Sekarang masalah ini datang lagi," kenang Martin.
"Saya merasa siap untuk bertarung demi kejuaraan, hari ini saya siap bertarung untuk kemenangan. Jadi, ini adalah sesuatu yang tidak bisa membantu saya. Tapi kita perlu memeriksanya," tambahnya.
Sebagai langkah awal, Martin berencana untuk menggunakan seri Grand Prix Austria pekan depan sebagai ujian penting untuk melihat apakah masalah tersebut dapat diatasi tanpa harus melakukan tindakan medis besar.
Martin menyadari bahwa keputusan keliru terkait kondisi fisiknya bisa berakibat fatal pada ambisinya merengkuh gelar juara dunia kedua kalinya tahun ini.
"Saya pikir Austria tidak akan menjadi masalah, tapi saya tidak tahu. Tapi yang pasti itu akan menjadi tes yang bagus, jadi di Austria, jika saya tidak punya masalah apa pun, mungkin saya bisa melanjutkan dan melupakan ini," pungkas Martin.
(Rivan Nasri Rachman)