“Jika Anda bertanya kepada pembalap mana pun di paddock siapa pembalap yang paling berbakat, jawabannya selalu sama: Stoner,” kata Michele Pirro, Okezone mengutip dari GPBlog, Senin (7/9/2026).
“Ketika saya bergabung dengan Ducati, semua orang, mulai dari teknisi hingga orang-orang lain yang terlibat dalam proyek tersebut, terus mengatakan hal yang sama: hanya Stoner yang bisa mengendarai motor ini, hanya Stoner yang bisa menang dengan motor ini. Mentalitas seperti itu juga berkembang di dalam perusahaan itu,” lanjut Michele Pirro.
Casey Stoner selama tujuh tahun (2006-2012) eksis di MotoGP. Dalam periode tersebut, Casey Stoner memenangkan dua gelar juara dunia.
Satu gelar juara dunia lain dicetak Casey Stoner pada 2011 saat membela Repsol Honda. Sayangnya di akhir MotoGP 2012, Casey Stoner memutuskan pensiun di usia 27 tahun karena penyakit yang dialami. Posisi Casey Stoner kemudian digantikan Marc Marquez, rider yang akhirnya tujuh kali juara MotoGP.
(Ramdani Bur)