Lolos Final Pontianak International Challenge 2026, Dejan/Apriyani Pede Juara!

Bagas Abdiel, Jurnalis
Minggu 30 Agustus 2026 11:22 WIB
Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu. (Foto: PBSI)
Share :

PONTIANAK — Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, berhasil melangkah ke babak final turnamen Pontianak International Challenge 2026. Kepastian itu diraih usai Dejan/Apriyani menumbangkan wakil Taiwan, Bo-Yuan Chen/Yan Fei Chen.

Laga tersebut berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Sabtu 29 Agustus 2026. Dejan/Apriyani harus melewati pertandingan sengit sebelum memastikan kemenangan dengan skor 11-21, 21-10, 21-10 atas Bo-Yuan Chen/Yan Fei Chen.

1. Kendala Adaptasi

Sempat kehilangan gim pertama, Dejan/Apriyani mengakui kesulitan beradaptasi dengan kondisi lapangan dan shuttlecock pada gim pembuka. Terlebih, lawan memiliki pola permainan dengan serangan yang cukup kuat.

"Hari ini kami bermain cukup baik, walaupun kami tahu sejak kemarin setiap matchnya bukan hal yang mudah," ujar Dejan, dalam keterangan pers PBSI, dikutip Minggu (30/8/2026).

"Saya rasa di game pertama kondisi lapangan ada perbedaan, kondisi bola tadi agak berat jadi butuh adaptasi dulu dan serangan mereka cukup kuat jadi kami mengalami sedikit kesulitan di awal tapi kami berusaha cari cara dan celah akhirnya game kedua dan ketiga kami bisa unggul," tambahnya.

Dejan dan Apriyani Rahayu tampil gemilang di Polytron Pontianak International Challenge 2026.jpg

Serupa dengan Dejan, Apriyani mengatakan kondisi shuttlecock yang cenderung lambat membuat mereka belum mendapatkan feeling permainan pada gim pertama. Untungnya pada gim kedua dan ketiga, mereka bisa comeback.

"Kami merasa shuttlecocknya agak lambat, jadi di game pertama belum dapat feelingnya. Akhirnya game kedua kami coba ubah pola main sesuai instruksi pelatih dan komunikasi dengan baik akhirnya kami bisa unggul sampai game ketiga," kata Apriyani.

2. Fokus Menatap Laga Puncak

Pada gim kedua dan ketiga, Dejan/Apriyani mengatakan memang sudah mulai menemukan pola permainan yang tepat. Mereka mengantisipasi serangan lawan dengan lebih baik dan tampil lebih siap.

 

"Di game kedua kami sudah antisipasi dan lebih siap menghadapi serangan lawan, dan ini jadi modal di game ketiga membuat kami lebih yakin untuk menang. Dari kemarin kami sering bertemu teman sendiri, hari ini ketemu beda negara, dengan pola berbeda membuat kami agak kaget," tutur Dejan.

Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu. (Foto: PBSI)

Setelah memastikan tempat di final, Dejan/Apriyani akan fokus memulihkan kondisi sebelum menghadapi pertandingan penentuan. Pada laga final, Dejan/Apriyani akan menghadapi wakil Taiwan lagi yakni Sheng Ming Lin/Liang Ching Sun.

"Untuk selanjutnya pastinya kami akan recovery, makan dan istirahat dengan baik juga jaga pikiran," tutur Apriyani.

Ini menjadi final pertama bagi Dejan/Apriyani sejak dipasangkan bulan lalu. Ini menjadi turnamen kedua yang diikuti oleh Dejan/Apriyani setelah penampilan debut mereka di Taipei Open 2026 berakhir di babak pertama.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya