"Yang harus Anda sadari adalah itu terjadi ketika seseorang bersedia mengambil perjudian. Raul memiliki keberanian yang lebih besar pada lima putaran pertama dibandingkan orang lain untuk berkata, 'Saya baik-baik saja dengan keausan ban belakang, saya akan langsung tancap gas'," puji Crutchlow, melansir dari Crash, Jumat (21/8/2026).
Selain faktor mental dan keberanian sang pembalap, Crutchlow juga menyoroti kinerja motor Aprilia RS-GP yang dikendarai oleh para penggawa pabrikan Noale tersebut. Menurutnya, karakteristik mesin turut membantu menjaga kestabilan kompon karet penahan laju motor.
"Aprilia adalah satu-satunya motor yang tidak mengalami masalah apa pun dengan keausan ban, bisa dikatakan, sepanjang akhir pekan," imbuh Crutchlow.
Kondisi suhu ban yang tidak terlalu panas disinyalir menjadi rahasia mengapa Aprilia mampu tampil konsisten. Pada akhirnya, kombinasi antara keberanian strategi Fernandez dan keunggulan teknis motor mengantarkannya meraih kemenangan mutlak dengan selisih waktu 2,5 detik atas Jorge Martin di garis finis MotoGP Inggris 2026.
(Rivan Nasri Rachman)