Kematangan itu disebut Pernat jadi kunci Marquez untuk juara dunia MotoGP 2026. Ia menuturkan, pembalap berusia 33 tahun tersebut tahu kapan harus menyerang atau tidak. Faktor itu membuatnya dua kali lebih hebat ketimbang Bezzecchi atau bahkan Martin.
“Ketika dia tahu bisa mengejar kemenangan, dia akan mengejarnya. Ketika dia paham harus menerima apapun hasilnya, dia bisa mendapat hasil itu, dan kemudian melangkah maju,” terang Pernat.
“Dia tahu bagaimana melakukannya (juara dunia), tanpa keraguan, dua kali lebih baik dari Bezzecchi dan Martin,” tandas pria berkebangsaan Italia tersebut.
Seri terdekat adalah MotoGP Aragon 2026 di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Spanyol, 28-30 Agustus. Marquez dijagokan untuk dominan di lintasan tersebut karena punya rekor dan histori yang apik.
(Wikanto Arungbudoyo)