JAKARTA - Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, memiliki ambisi kuat untuk kembali bertengger di papan atas level dunia. Hal itu dibuktikan Leo/Daniel usai keluar menjadi juara di Taipei Open 2026 Super 300.
Usai reuni kembali pada Mei 2026, Leo/Daniel tercatat sudah mengoleksi dua gelar pada tahun ini. Pada comeback perdana, Leo/Daniel langsung merebut titel juara di Thailand Open 2026.
Setelah itu, pada awal bulan ini, Leo/Daniel kembali meraih juara di Taipei Open 2026. Leo/Daniel merebut titel juara usai di babak final mengalahkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Aaron Tai, dengan skor 23-21 dan 21-19.
Kedua titel tersebut membuat Leo/Daniel semakin percaya diri. Mereka bertekad untuk mengejar ketertinggalan dan mendekati pasangan ganda putra pelatnas lainnya seperti Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
"Kami juara untuk meningkatkan kepercayaan diri. Kami juga ingin konsisten dan bisa melebihi prestasi yang sudah kami raih sekarang," ungkap Daniel di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Jumat (14/8/2026).
"Yang pasti (gelar juara) menjadi motivasi. Kami juga ingin mengejar ketertinggalan dari pasangan-pasangan lainnya. Kami juga harus punya target pribadi. Jadi, setiap pertandingan kami selalu punya target masing-masing," tutur Daniel.
Motivasi tinggi Leo/Daniel juga tidak lepas dari ganda putra terbaik Tanah Air yakni Fajar/Fikri. Terlebih, Fajar/Fikri baru saja menjuarai dua turnamen besar secara beruntun, yaitu Japan Open dan China Open 2026.
"Persaingannya cukup bagus. Kemarin Fajar/Fikri juga juara, jadi itu membuat yang lain semakin termotivasi. Kami juga termotivasi untuk sama-sama bisa menjadi juara demi kebanggaan ganda putra Indonesia," kata Daniel.
"Saya juga ingin juara di level Super 750, jadi saya coba maksimalkan persiapan yang ada," tutur Daniel.
(Erha Aprili Ramadhoni)