"Saya sendiri (jawaban soal apa kendalanya). Sudah tahun lalu ketika saya berada di masa prima, Alex lebih cepat dari saya di sirkuit ini. Tapi ya, Alex membalap dengan cara yang super baik, dan dia memang lebih cepat dari kami. Maksud saya, kami menggunakan motor yang sama,” ujar Marquez, melansir dari Crash, Senin (10/8/2026).
Meskipun telah mendedikasikan liburan musim panas untuk memulihkan cederanya usai operasi bahu pada Mei lalu, daya tahan fisik masih menjadi pekerjaan rumah. Marquez mengakui dirinya baru bisa tampil maksimal saat melakukan time attack, tetapi aspek ketahanan selama balapan panjang masih perlu ditingkatkan.
Kendati selisih poinnya kian menjauh dari puncak kejuaraan, pembalap sembilan kali juara dunia ini menegaskan dirinya tidak merasa terlalu khawatir. Ia memilih untuk tetap bersikap realistis tanpa terburu-buru memasang target berlebihan musim ini.
"Hari ini saya merasa tidak mungkin untuk bertarung dengan yang lain. Saya tidak bertarung. Jadi, ya sudahlah apa adanya," sambung Marquez.
"Saya sudah cukup banyak bertarung sepanjang karier saya. Saya akan bertarung ketika saya merasa baik. Tapi jika Anda tidak merasa baik, saya hanya ingin menikmati berada di atas motor,” tutup Marquez.
(Rivan Nasri Rachman)