“(Bersama) KTM, sangat sulit untuk mengetahui di mana levelnya, dan begitu kita melihat Pedro di atas Ducati, kita akan tahu lebih banyak,” imbuhnya.
Di sisi lain, Stoner memberikan perhatian khusus kepada nasib rider andalan Italia, Francesco Bagnaia. Pembalap yang akrab disapa Pecco itu dipastikan harus hengkang dan mencari pelabuhan baru bersama skuad Aprilia.
Stoner mengaku sangat bersimpati dengan situasi sulit yang menimpa Bagnaia belakangan ini. Performa juara dunia tiga kali tersebut sempat menurun akibat masalah teknis motor yang kerap dikeluhkannya, meski banyak pihak sempat salah menilai dan menganggapnya sekadar mencari alasan.
Meski demikian, kepindahan ke Aprilia diharapkan mampu mengembalikan motivasi dan kepercayaan diri Bagnaia. Stoner sangat antusias menantikan babak baru perjalanan karier murid Valentino Rossi tersebut bersama keluarga barunya.
(Rivan Nasri Rachman)