SEBELUM rangkaian MotoGP Jerman 2026 dimulai pada Jumat, 10 Juli 2026, empat pembalap hadir dalam sesi konferensi pers yang dilangsungkan Kamis, 9 Juli 2026. Selain memberikan pernyataan jelang balapan, empat pembalap yang hadir yakni Marc Marquez (Ducati Lenovo), Jorge Martin (Aprilia Racing), Ai Ogura (Trackhouse Racing Team) dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Enduro Racing Team) ditanya prediksi Piala Dunia 2026.
Masing-masing pembalap diberikan bagan perempatfinal Piala Dunia 2026. Saat konferensi pers digelar, babak perempatfinal Piala Dunia 2026 belum dilangsungkan, yakni mempertemukan Prancis vs Maroko, Spanyol vs Belgia, Norwegia vs Inggris dan Argentina vs Swiss.
Lantas, bagaimana dengan prediksi masing-masing pembalap? Jorge Martin memprediksi Spanyol akan menantang Norwegia di partai puncak. Tak heran Jorge Martin menjagokan Spanyol karena dirinya berasal dari Negeri Matador.
Ai Ogura menjadi rider yang prediksinya paling salah. Rider asal Jepang itu memprediksi Prancis bertemu Inggris di final Piala Dunia 2026. Faktanya, Inggris dan Prancis sama-sama rontok di semifinal Piala Dunia 2026.
Bagaimana dengan Fabio Di Giannantonio? Rider asal Italia menjagokan Prancis dan Argentina bertemu di partai puncak. Faktanya hanya La Albiceleste -julukan Timnas Argentina- yang melaju ke final Piala Dunia 2026.
Tercatat hanya Marc Marquez yang prediksinya paling tepat sasaran. The Baby Alien -julukan Marc Marquez- memprediksi Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina bentrok di semifinal Piala Dunia 2026.
Tak sampai di situ, rider 33 tahun ini menjagokan Spanyol dan Argentina bersua di final Piala Dunia 2026. Luar biasanya, seluruh prediksi Marc Marquez tepat!
Sekarang menarik menanti apakah prediksi Marc Marquez yang menjagokan Marc Marquez juara Piala Dunia 2026 benar atau tidak. Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Spanyol vs Argentina pada Senin 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Bagi Spanyol, ini merupakan final Piala Dunia kedua mereka setelah 2010. Sementara bagi Argentina, ini adalah final kelima mereka setelah edisi 1978, 1986, 1990 dan 2022.
(Ramdani Bur)