Situasi semakin sulit bagi Jonatan pada gim kedua setelah langsung tertinggal 0-4. Pebulu tangkis berusia 28 tahun itu hanya mampu mendekat hingga skor 2-4, tetapi gagal mempertahankan momentum untuk mengejar lawannya.
"Bisa dibilang juga saya terlambat bereaksi dan beradaptasi terutama di gim kedua. Sempat ambil beberapa poin beruntun, tetapi sudah terlalu jauh beda jaraknya, cukup sulit untuk untuk mengejar. Hari ini Panitchapon juga bermain lebih agresif," jelas kampiun All England 2024 itu.
Kemenangan ini menjadi ajang balas dendam Panitchaphon atas Jonatan setelah sebelumnya kalah pada semifinal Indonesia Open 2026 melalui pertarungan tiga gim. Hasil tersebut sekaligus membuat rekor pertemuan keduanya kini menjadi imbang 1-1.
(Rivan Nasri Rachman)