SACHSENRING – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, mengaku dibuat kebingungan dengan dinamika perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026. Marquez mempertanyakan peta persaingan musim ini usai memenangkan balapan utama MotoGP Jerman 2026 pada Minggu 12 Juli 2026.
Kemenangan manis di Sirkuit Sachsenring, Jerman tersebut secara drastis langsung memangkas jarak poinnya dengan pemuncak klasemen. Sempat tertinggal jauh hingga 102 poin pasca GP Italia, The Baby Alien kini meroket ke peringkat ketiga dan hanya terpaut 18 angka dari Jorge Martin (Aprilia Racing) yang berada di posisi teratas.
Keberhasilan memangkas jarak ini terbilang luar biasa mengingat Marquez sempat terseok-seok di awal musim akibat kendala cedera bahu. Ia bahkan harus absen pada balapan utama MotoGP Prancis 2026 serta melewatkan seluruh rangkaian seri di Barcelona.
Namun, roda nasib berputar cepat bagi juara dunia delapan kali tersebut. Kebangkitannya dimulai lewat hattrick kemenangan yang ia amankan secara beruntun di GP Hungaria, GP Ceko, dan puncaknya di GP Jerman.
Momen kebangkitan Marquez ini juga terbantu oleh nasib sial yang menimpa rivalnya, Marco Bezzecchi, yang gagal mendulang poin dalam empat balapan utama berturut-turut. Alhasil, Marquez kini resmi kembali dalam jalur perburuan gelar juara dunia.
“Saya tidak mengerti apa-apa. Saya sudah mengatakannya pada balapan terakhir,” ungkap Marc Marquez, dilansir dari Crash, Senin (13/7/2026).
“Namun, kami mencoba untuk menyerang di sirkuit yang membuat saya merasa nyaman, dan mencoba untuk bertahan ketika kami menghadapi trek-trek yang sulit,” tambahnya.