Davide Tardozzi Blak-blakan Sebut Awal Musim MotoGP 2026 sebagai Mimpi Buruk bagi Ducati

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Minggu 14 Juni 2026 19:57 WIB
Dua pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
Share :

BOLOGNA – Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, membuat pengakuan jujur mengenai performa timnya di awal musim MotoGP 2026. Pria asal Italia tersebut secara terang-terangan melabeli seri-seri pembuka musim ini sebagai sebuah mimpi buruk yang sama sekali tidak ia duga sebelumnya.

Padahal, Tardozzi sempat sangat percaya diri bahwa Ducati akan menjalani tahun yang menyenangkan setelah melihat hasil tes pramusim di Sepang, Malaysia, di mana lima motor Desmosedici sukses mendominasi posisi enam besar. Hasil positif itu juga termasuk penampilan sang juara bertahan, Marc Marquez, yang kala itu baru kembali berkendara setelah pulih dari cedera bahu di Mandalika musim lalu.

1. Lonjakan Performa Aprilia

Namun, peta persaingan berubah drastis setelah tes pramusim terakhir di Buriram. Aprilia secara mengejutkan melakukan lompatan performa yang sangat besar. Ditambah lagi, proses pemulihan cedera Marc Marquez sempat terhambat akibat masalah saraf radial yang tertekan di lengan kanannya yang terlambat terdiagnosis.

Dampaknya langsung terasa begitu balapan dimulai. Aprilia tampil sangat dominan dengan menyapu bersih kemenangan di tiga seri Grand Prix pertama lewat aksi Marco Bezzecchi, plus satu kemenangan Sprint melalui Jorge Martin. Sebaliknya, Ducati sempat terseok-seok dan hanya mampu mengamankan satu kemenangan Sprint saat memasuki benua Eropa.

Jorge Martin bersama Marco Bezzecchi. (Foto: Instagram/aprilia)

"Sejujurnya, ya (soal kagetnya Ducati dengan kebangkitan Aprilia). Karena setelah Sepang, saya sangat yakin ini akan menjadi tahun yang menyenangkan bagi kami. Bukan mimpi buruk seperti yang terjadi di beberapa balapan pertama,” jelas Tardozzi, mengutip dari Crash, Minggu (14/6/2026).

"Namun, kita harus bertepuk tangan karena mereka (Aprilia) melakukan langkah besar antara Sepang dan Thailand, angkat topi untuk mereka. Tapi kemudian kami mulai bekerja, Gigi (Dall'Igna) melakukan tugasnya dengan baik bersama para insinyur kami, dan saya pikir kami telah berhasil memangkas sedikit jarak," tambahnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya