UNIVERSITAS Pelita Harapan (UPH) resmi menjadi mitra terbaru Campus League. Hal tersebut setelah kedua pihak menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Karawaci, Tangerang, Sabtu 6 Juni 2026.
Penandatanganan dilakukan oleh CEO Campus League Ryan Gozali dan Associate Vice President of Student Development, Alumni & Corporate Relations UPH, Dr. Andry M. Panjaitan. Ini menjadi kerja sama ketiga Campus League dengan perguruan tinggi.
Sebelumnya, ajang tersebut menjalin kolaborasi dengan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Bagi Dr Andry, kolaborasi ini menjadi sebuah langkah maju yang sejalan dengan komitmen UPH dalam mengembangkan student-athlete.
"Ini adalah kesempatan pertama kami menandatangani MoU dalam bidang olahraga," ungkap Dr. Andry dalam keterangannya, dikutip Senin (8/6/2026).
"Campus League adalah secercah masa depan bagi olahraga Indonesia. Bagi kami, ini kesempatan untuk melangkah lebih jauh. Campus League pasti punya database besar yang bisa dimanfaatkan untuk pelajaran, pengabdian, dan penelitian yang lebih bermakna,” imbuhnya.
Lebih jauh, sistem ini juga mendorong kampus untuk terus meningkatkan infrastruktur. Hal itu seperti lapangan yang layak, fasilitas yang memadai, dan venue yang ramah terhadap kamera siaran.
"Ini adalah hal yang baik. Semoga kita semua bisa memperoleh manfaatnya," tutup Dr. Andry.
Dalam pandangannya, Campus League sudah selangkah lebih maju dalam membantu perguruan tinggi mewujudkan tridharma. Ryan menegaskan kerja sama dengan kampus adalah bagian dari visi jangka panjang Campus League.
Dalam 3-4 tahun ke depan, Campus League berencana menerapkan sistem home and away ketika setiap kampus menjadi tuan rumah pertandingan secara bergantian. Sistem ini, menurut Ryan, membawa dampak nyata bagi kampus.
Fanbase akan terbentuk secara organik. Lalu, alumni terdorong untuk mendukung almamater dan kampus berpeluang menghasilkan pendapatan dari sponsorship.
"Revenue itu bisa digunakan untuk mengongkosi tim, menggaji pelatih, atau membiayai perjalanan tim untuk away. Tim kampus juga bisa menjual merchandise," tandas Ryan.
(Wikanto Arungbudoyo)