KISAH pelukan ganda putra terbaik Indonesia Mohammad Ahsan ke pebulutangkis Jepang Yuta Watanabe menarik untuk diulas. Di balik gemuruh kemenangan, ada momen sederhana yang justru mencuri perhatian dunia.
Itulah yang terjadi ketika Mohammad Ahsan merangkul hangat ganda putra Jepang, Yuta Watanabe, usai laga paling bergengsi di akhir musim 2019. Bukan sekadar pelukan biasa, momen itu menjadi simbol sportivitas yang dirayakan oleh jutaan mata di seluruh dunia.
Peristiwa bersejarah itu terjadi pada Desember 2019, di Guangzhou, China. Mohammad Ahsan berpasangan dengan Hendra Setiawan — duo yang akrab disapa "The Daddies" menghadapi salah satu ganda putra Jepang, Hiroyuki Endo dan Yuta Watanabe, di partai puncak BWF World Tour Finals 2019.
Singkat cerita, pertandingan berjalan sangat ketat dan menegangkan. The Daddies akhirnya keluar sebagai juara setelah menang dua set langsung dengan skor 24-22 dan 21-19.
Kemenangan ini sekaligus menyempurnakan tahun 2019 yang luar biasa bagi Ahsan/Hendra, yang sebelumnya juga telah menjuarai All England dan Kejuaraan Dunia BWF di tahun yang sama.
Tepat setelah pertandingan, Ahsan terlihat berjalan mendekati Yuta Watanabe dan memeluknya dengan tulus dan hangat. Kamera BWF berhasil mengabadikan momen langka itu, dan tak lama kemudian foto tersebut diunggah ke akun Instagram resmi @bwf.official.
BWF memberikan caption penuh makna dalam unggahan tersebut: "Pemain hebat mengapresiasi satu sama lain." Dan benar saja, hanya dalam hitungan jam, unggahan itu dibanjiri ribuan komentar dari warganet di berbagai penjuru dunia.