Veda Ega Pratama kemudian menceritakan salah satu faktor penting yang membantunya bangkit dalam balapan tersebut. Meski demikian, Veda Ega Pratama juga harus berhati-hati karena kondisi ban depan mulai mengalami keausan.
“Saya memiliki kecepatan yang bagus selama balapan dan berhasil memulihkan banyak posisi di awal. Pada satu momen saya sedikit terlalu memaksakan diri dengan ban depan dan saya mengerti bahwa saya perlu mengelolanya dengan hati-hati karena masih ada banyak lap tersisa,” ungkap Veda Ega Pratama.
Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu mengaku tetap mencoba menekan pada lap-lap akhir demi kembali ke rombongan depan. Meski melakukan beberapa kesalahan kecil, Veda Ega Pratama tetap puas dengan hasil yang diraih di Catalunya.
“Di lap-lap terakhir saya kembali berusaha untuk bergabung kembali dengan kelompok depan dan berjuang hingga akhir,” tutur juara Asia Talent Cup 2023 tersebut.
“Meskipun ada beberapa kesalahan kecil di lap terakhir, finis di delapan besar setelah memulai dari posisi ke-20 adalah hasil yang sangat berharga dan motivasi untuk terus meningkatkan performa di Mugello,” sambungnya.
Tambahan poin dari Catalunya membuat Veda Ega Pratama tetap bertahan di posisi kelima klasemen sementara Moto3 2025 dengan koleksi 58 poin. Ia memiliki jumlah poin yang sama dengan Marco Morelli di posisi keempat, sementara puncak klasemen ditempati Maximo Quiles dengan 140 poin.
Setelah Catalunya, Veda akan kembali tampil pada seri Moto3 Italia 2026. Seri balapan ketujuh musim ini itu dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia pada 29-31 Mei 2026 mendatang.
(Ramdani Bur)