TEKA-teki mengenai pelabuhan baru bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, kian memanas. Namanya sempat muncul, menghilang, lalu kembali tertera dalam daftar skuad klub raksasa Korea Selatan, Hyundai Hillstate, untuk musim 2026-2027.
Kali ini, spekulasi kepindahannya diiringi detail teknis yang lebih meyakinkan, termasuk penyematan nomor punggung 8 pada laman Volleybox. Rumor ini kian valid setelah pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, terpantau hadir langsung menyaksikan aksi Megatron – julukan Megawati– di Grand Final Proliga 2026.
Kehadiran sang pelatih tampaknya membuahkan hasil manis bagi Megawati yang sukses membawa Jakarta Pertamina Enduro keluar sebagai juara. Status Hillstate sebagai satu-satunya tim yang belum mengunci slot pemain kuota Asia membuat peluang pemain asal Jember tersebut terbuka lebar.
Jika Megawati resmi berseragam Hyundai Hillstate, pundi-pundi rupiah yang akan diterimanya diprediksi melonjak tajam dibandingkan musim perdananya saat membela Red Sparks. Mengacu pada regulasi Korea Volleyball Federation (KOVO), terdapat dua skema pendapatan yang mungkin diterima Megawati tergantung pada jalur perekrutan yang ia tempuh.
Apabila masuk melalui jalur kuota Asia, sebagai pemain yang sudah memiliki pengalaman di V-League, gaji Megawati diperkirakan naik menjadi USD170 ribu atau setara dengan Rp2,8 miliar per musim. Namun, ada opsi yang lebih menggiurkan jika ia mengikuti seleksi pemain asing non-Asia di Praha pada 7-10 Mei 2026.
Pada jalur ini, pendapatan tahun pertama bisa menyentuh angka USD250 ribu atau sekitar Rp4 miliar, dan melonjak hingga Rp4,8 miliar pada tahun berikutnya.