Kontrak 2027 Belum Pasti, Carmelo Ezpeleta Buka-bukaan soal Nasib Pabrikan dan Pembalap MotoGP

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Kamis 07 Mei 2026 18:37 WIB
Para pembalap MotoGP 2026. (Foto: MotoGP)
Share :

BARCELONA – CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, memberikan pernyataan menenangkan terkait situasi kontrak komersial MotoGP untuk periode 2027-2031 yang hingga kini masih tertahan. Meski lima pabrikan besar belum membubuhkan tanda tangan, Ezpeleta meyakini kesepakatan hanya tinggal menunggu waktu demi keberlangsungan era baru balap motor kelas dunia tersebut.

Situasi kali ini tergolong tidak biasa. Jika sebelumnya pembaruan kontrak hanya dianggap sebagai formalitas, kini para pabrikan cenderung menahan diri untuk mendapatkan penawaran yang lebih menguntungkan menyusul akuisisi hak komersial MotoGP oleh Liberty Media.

Dampak yang paling terasa adalah tertundanya pengumuman resmi susunan pembalap untuk musim 2027, meskipun sebagian besar negosiasi di balik layar diyakini telah rampung.

1. Fokus pada Pengembangan Mesin 850cc

Ezpeleta menegaskan tidak ada tenggat waktu kaku yang membayangi proses negosiasi ini. Menurutnya, fokus utama saat ini tetap pada persiapan teknis, mengingat pengembangan mesin baru 850cc untuk regulasi 2027 sudah mulai diuji coba di lintasan oleh berbagai pabrikan.

Carmelo Ezpeleta, MotoGP

"Kami akan mencapai kesepakatan, saya yakin itu. Tidak ada tenggat waktu. Kejuaraan dunia akan dimulai Maret mendatang, semua pabrikan sudah membangun motor mereka dan merekrut pembalap mereka," ujar Ezpeleta, dikutip dari Crash, Kamis (7/5/2026).

Ezpeleta menambahkan bahwa situasi saat ini sangat positif dan pihak penyelenggara terus berupaya memberikan ruang agar segala sesuatunya menjadi lebih solid demi kepentingan tim dan pabrikan.

 

2. Pangkas Kuota Balapan di Spanyol

Selain membahas kontrak komersial, Ezpeleta juga kembali menyinggung mengenai struktur kalender balap di masa depan. Mengingat adanya kesepakatan dengan tim-tim untuk tidak menggelar lebih dari 22 balapan dalam satu musim, nasib empat sirkuit di Spanyol, Jerez, Barcelona, Aragon, dan Valencia, berada dalam ketidakpastian.

Marc Marquez melaju di MotoGP Spanyol 2026 (Foto: Facebook/MotoGP)

Ekspansi global MotoGP memaksa pihak penyelenggara untuk lebih selektif dalam memilih tuan rumah. Sebagai solusinya, kontrak dengan sirkuit-sirkuit di Spanyol tersebut kemungkinan besar akan menerapkan sistem rotasi, di mana tidak semua sirkuit akan mendapatkan slot balapan di setiap musimnya.

"Sangat sulit untuk mempertahankan empat seri di Spanyol," tutup Ezpeleta.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya