Marc Marquez Hobi Bikin Motor Hancur, Dani Pedrosa: Saya Jadi Belajar dari Dia

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Rabu 06 Mei 2026 11:37 WIB
Dani Pedrosa mengenang masa-masa berada satu tim bersama Marc Marquez di Repsol Honda pada 2013-2018 (Foto: X/@26_DaniPedrosa)
Share :

DANI Pedrosa mengenang masa-masa berada satu tim bersama Marc Marquez di Repsol Honda pada 2013-2018. Ia mengaku belajar banyak dari juniornya tersebut saat berada dalam garasi yang sama.

Pedrosa hingga kini adalah rekan setim Marquez yang paling lama. Mereka bersama-sama di tim Repsol Honda selama enam musim kendati The Baby Alien tetap selalu jadi pemenang.

Belum lama ini, Marquez mengaku belajar banyak hal dari Pedrosa yang notabene seniornya. Ilmu-ilmu sangat penting dalam membantunya menaklukkan motor Honda RC213V di musim debut.

“Pendekatan saya untuk pekan balapan selalu adalah progress sedikit demi sedikit, mencoba untuk meminimalisir risiko. (Alasannya) sangat jelas, karena setiap kali saya kecelakaan, saya akan merasa sakit,” terang Pedrosa, dinukil dari Motosan, Rabu (6/5/2026).

“Saya tidak bisa mengalami kecelakaan lima kali dalam satu pekan dan masih bisa finis di podium. Itu sungguh di luar nalar bagi saya. Well, Marc bisa melakukannya!” imbuh pria asal Spanyol itu.

 

“Dia akan mengancurkan lima motor tapi di hari Minggu bisa memenangi balapan atau finis di podium. Jadi, yang bisa saya katakan soal apa yang saya pelajari dari dia adalah, pendekatan yang berbeda jelang pekan balapan,” tukas Pedrosa.

2. Selalu 100%

Lelaki berusia 40 tahun itu menyebut, Marquez juga tidak selalu melaju dengan sembrono. Bila mengalami kecelakaan, sang juara dunia tujuh kali akan coba meredam dirinya sendiri, baru tancap gas lagi.

"Dia mengerahkan seluruh kemampuannya, dan ketika berlebihan, dia akan sedikit mengurangi intensitasnya jika perlu, untuk kembali ke performa terbaiknya. Namun, pendekatannya selalu memberikan 100%, atau bahkan sedikit lebih," puji Pedrosa.

Kendati di luar nalar, cara Marquez itu terbukti jitu dengan menghasilkan tujuh gelar juara dunia di kelas MotoGP sejak promosi pada 2013. Bahkan, ia tidak pernah kalah dari rekan setimnya meski bertandem dengan Pedrosa, Jorge Lorenzo, Alex Marquez, Pol Espargaro, Joan Mir, hingga Francesco Bagnaia.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya