LE MANS – Mantan pembalap MotoGP, Thomas Luthi, memberikan analisis tajam terkait performa Marc Marquez yang dinilai harus memacu dirinya melampaui batas kemampuan jika ingin tetap kompetitif di musim 2026. Persaingan yang kian sengit di papan atas membuat pembalap Ducati Lenovo tersebut harus berjuang ekstra keras setelah melewati empat seri awal tanpa satu pun raihan podium.
Saat ini, Marquez tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 57 poin. Melihat kondisi itu, Thomas Luthi mengatakan Marc Marquez akan sulit mendominasi dalam MotoGP 2026.
Hal itu dikarenakan para pembalap sudah mempersiapkan diri dengan semaksimal mungkin.
"Mungkin ada beberapa masalah teknis, seperti Aprilia yang telah membuat kemajuan lebih besar daripada Ducati. Jadi motornya kurang sesuatu, dan Marc sudah kehilangan sedikit potensinya," kata Thomas Luthi dilansir dari Motosan, Selasa (5/5/2026).
"Itu sudah cukup baginya untuk harus berkendara sedikit di luar batas dan mengambil lebih banyak risiko hanya untuk tetap bersaing," tambahnya.
Luthi mengatakan Marc Marquez adalah pembalap yang lihai dalam mengelola emosional yang bisa mengelabui para lawan. Jadi, kondisi sebenarnya yang dialami Marc Marquez saat ini sulit diprediksi penyebab dalam empat seri kurang maksimal.
"Mereka tidak selalu ingin menunjukkan semua kartu mereka . Jika Marc mengatakan sekarang, 'Saya masih belum sepenuhnya pulih,' para pesaingnya tahu mereka dapat langsung menyerangnya," sambung Luthi.
"Itulah mengapa mereka lebih memilih untuk merahasiakan hal itu dan berupaya memulihkannya," imbuhnya.
MotoGP 2026 akan memasuki seri kelima. Seri kelima tersebut akan berlangsung di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada 8-10 Mei 2026.
(Rivan Nasri Rachman)