Marquez menilai situasi ini disebabkan karena dirinya belum bisa beradaptasi dengan motor. Dia mengakui Ducati Desmosedici musim ini sejatinya sudah bisa bersaing dengan motor lainnya.
"Yang hilang adalah diri saya sendiri, bukan motornya," kata Marquez dilansir dari Crash, Jumat (10/4/2026).
"Pada lap-lap awal saat ban masih baru, motor menjadi lebih agresif, dan saya belum bisa mengendarainya dengan baik saat itu. Sepertinya saya terbiasa berada dalam posisi, bukan posisi alami, di atas sepeda motor, dan saya hanya terus berkendara," tambahnya.
Marquez mengatakan, kecepatan tak sebanding jika tak bisa membuat perbedaan dalam balapan. Hal itulah yang kini sedang dilatih oleh Marquez pada jeda sebelum balapan berikutnya.
“Meskipun begitu, saya memang cepat, tetapi saya tidak bisa membuat perbedaan," tutur Marquez.
"Yang paling ingin saya lakukan adalah meningkatkan kemampuan diri sendiri, lebih dari sekadar meningkatkan kemampuan di atas sepeda motor," pungkasnya.
(Djanti Virantika)