Dominasi mereka tidak terbendung dengan koleksi 33 gelar BWF World Tour, tiga gelar juara dunia (2018, 2019, 2022), hingga dua trofi Piala Sudirman untuk China. Puncak kejayaan mereka terjadi di Olimpiade Paris 2024, di mana mereka berhasil menebus medali perak Tokyo 2020 menjadi emas yang prestisius.
Namun, setelah mencapai puncak tertinggi, babak baru kehidupan pun menyapa. Setelah Zheng Siwei memutuskan gantung raket pasca-Olimpiade, Huang Yaqiong menyusul dengan mengumumkan pensiun tepat di pergantian tahun.
Keputusan ini diambil di saat kariernya masih berada di titik tertinggi. Tak lama setelah meninggalkan lapangan hijau, Yaqiong resmi memulai kehidupan barunya dengan menikahi rekan sesama atlet bulu tangkis, Liu Yuchen.
(Rivan Nasri Rachman)