KISAH pebulu tangkis supercantik, Ratchanok Intanon, menarik diulas. Dia kirim pesan haru ke Carolina Marin yang resmi umumkan pensiun.
Pesan ini disampaikan Intanon lewat unggahannya di Instagram. Marin sendiri diketahui baru umumkan pensiun pada kemarin, Kamis, 26 Maret 2026.
Ya, kabar mengejutkan disampaikan Marin lewat unggahannya di Instagram kemarin malam. Ratu bulu tangkis asal Spanyol itu umumkan pensiun.
“Perjalanan saya berakhir di sini. Terima kasih kepada kalian semua, karena dengan satu atau lain cara kalian semua telah menjadi bagian dari perjalanan ini,” tulis Carolina Marin di Instagram pribadinya @carolinamarin.
“Dalam petualangan baru ini, saya akan selalu membawa serta nilai-nilai yang telah membimbing saya hingga saat ini, dan saya akan berusaha untuk membalas budi kepada masyarakat atas segala yang telah diberikan kepada saya selama ini. Ini adalah perjalanan yang luar biasa,” lanjutnya.
Kabar ini jadi sorotan besar karena Marin diketahui jadi salah satu tunggal putri terbaik dunia. Sederet prestasi manis berhasil diukirnya, termasuk meraih medali emas Olimpiade Rio de Janiero pada 2016. Marin pun pernah menyandang status di tunggal putri nomor 1 dunia.
Mendengar kabar Marin pensiun, Ratchanok Intanon pun kirim pesan haru. Pesan itu disampaikan lewat unggahan di Instagram pribadinya.
Sambil mengunggah beragam foto bersama Marin, Intanon sampaikan rasa terima kasihnya kepada Marin yang juga telah mempengaruhi gaya bermainnya. Intanon pun merasa senang bisa habiskan banyak waktu bersama Marin di lapangan.
“Perjalanan panjang, perjalanan yang akan berakhir,” tulis Intanon.
“Terima kasih atas momen-momen indahnya. Aku belajar banyak darimu karena gaya bermain kita berbeda. Aku belajar darimu untuk terus maju,” lanjutnya.
“Terima kasih telah menginspirasi atlet Eropa untuk tertarik pada bulu tangkis. Mulai sekarang, jalani hidup yang kamu inginkan dan selalu tersenyumlah. Aku selalu mencintaimu, sahabatku,” ucap Intanon.
Ratchanok Intanon sendiri diketahui jadi ratu bulu tangkis Thailand. Dia bahkan sukses mencetak sejarah sebagai juara dunia termuda di ajang BWF World Championships 2013 saat berusia 18 tahun, 6 bulan, dan 6 hari.
(Djanti Virantika)