KISAH mantan ratu bulu tangkis India Saina Nehwal, yang pernah tercatat sebagai atlet terkaya di dunia menarik untuk dibahas. Kekayaan yang begitu luar biasa itu pun diraih Saina tidak mudah, karena ia harus berjuang keras untuk menjadi salah satu tunggal putri terkuat di eranya.
Lahir pada 17 Maret 1990 di Haryana, Saina bukan sekadar atlet, ia adalah simbol kebangkitan olahraga di negaranya. Memulai debut di usia delapan tahun setelah pindah ke Hyderabad, motivasi awalnya tergolong unik ia ingin mewujudkan impian ibunya yang merupakan mantan pemain tingkat negara bagian, sekaligus mengatasi kendala bahasa di lingkungan barunya melalui prestasi di lapangan.
Keputusan itu terbukti tepat. Saina tumbuh menjadi primadona yang mendobrak dominasi pemain Tiongkok. Namanya mulai mengguncang dunia saat menembus peringkat 20 besar BWF di usia yang masih sangat belia, yakni 17 tahun. Sejak saat itu, jalan pedang Saina di atas karpet hijau tak terbendung hingga ia berhasil mencicipi takhta peringkat satu dunia.
Prestasi gemilang di lapangan berbanding lurus dengan pundi-pundi kekayaannya. Saina sempat tercatat sebagai salah satu atlet perempuan terkaya di dunia, bahkan mengalahkan pendapatan banyak atlet laki-laki di masanya.
Dengan kekayaan bersih yang ditaksir mencapai USD24 juta (Rp330 miliar) dalam periode puncaknya, Saina menjadi magnet bagi merek-merek global. Dukungan sponsor mengalir deras dari perusahaan raksasa seperti Fortune, Air Tel, Herbalife, hingga Kellogg’s.
Tak hanya itu, Saina memegang predikat sebagai pemain putri dengan bayaran tertinggi di Liga Bulu Tangkis India. Kesuksesan finansial Saina ini membuka mata dunia bahwa bulu tangkis bukan hanya soal medali, tetapi juga industri yang menjanjikan bagi para atlet profesional di India.