Kisah Debut Pahit Alwi Farhan di All England 2026, Mimpi yang Terbentur Tembok Besar Birmingham

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Sabtu 07 Maret 2026 14:44 WIB
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
Share :

Ketangguhan mental dan konsistensi pukulan lawan menjadi pembeda kelas yang harus segera dikejar oleh Alwi jika ingin bersaing di jajaran elite dunia.

2. Kandasnya Harapan Tunggal Indonesia

Nasib serupa juga menimpa satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia yang tersisa, Putri Kusuma Wardani. Putri kembali harus menelan kekalahan untuk kesembilan kalinya dari ratu bulu tangkis dunia asal Korea Selatan, An Se Young. Putri tak berkutik dan kalah dengan skor 11-21 serta 14-21.

Alwi Farhan. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)

Kegagalan dua wakil ini memastikan sektor tunggal Indonesia bersih tak tersisa di babak semifinal. Putri mengakui bahwa konsistensi dan kekuatan pikiran di lapangan saat menghadapi pemain Top 4 masih menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar.

"Tadi benar-benar dari konsistensi sama berpikir di lapangannya harus benar-benar kuat dan saya belum berhasil melakukan itu," pungkas Putri dengan nada kecewa.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya