“Setelah tertinggal 8-11 di interval gim ketiga, kami coba lebih meyakinkan diri bahwa kami belum kalah jadi fokusnya bagaimana bisa dapat satu poin demi satu poin dan akhirnya bisa ambil 7-8 poin beruntun. Di poin 19-19 coba spekulasi dengan flick servis, nekat saja dan Puji Tuhan berhasil,” ujar Joaquin.
Satu yang pasti, ini merupakan hasil manis karena Raymond/Joaquin berhasil meraih kemenangan pada laga debutnya di All England 2026. Mereka pun terkesima dengan atmosfer pertandingan kejuaraan dunia bulutangkis tertua di dunia tersebut.
“Atmosfer All England memang berbeda dengan turnamen lainnya, warna karpetnya juga abu-abu jadi terasa sangat berbeda,” ucap Raymond.
“Sangat luar biasa bisa bermain di arena All England yang semegah ini,” timpal Joaquin.
Kemenangan ini membawa Raymond Indra/Joaquin melaju ke babak 16 besar All England 2026. Di babak tersebut, mereka langsung menghadapi seniornya di Pelatnas Cipayung, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
(Ramdani Bur)