Cerita Pebulu Tangkis PV Sindhu, Lalui Perjalanan Mencekam ke All England 2026 Usai Terjebak Konflik AS-Iran

Djanti Virantika, Jurnalis
Senin 02 Maret 2026 14:01 WIB
Pusarla V Sindhu kala berlaga. (Foto: Instagram/@pvsindhu1)
Share :

CERITA pebulu tangkis Pusarla V Sindhu yang lalui perjalanan mencekam ke All England 2026 menarik diulas. Pasalnya, dia turut terjebak konflik Amerika Serikat (AS) dengan Iran yang pecah sejak Sabtu, 28 Februari 2026 kemarin.

Kala itu, Sindhu diketahui tengah berada di bandara di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Meski berada dalam situasi menegangkan dan menakutkan, tunggal putri andalan India tersebut memastikan kondisinya baik-baik saja bersama sang pelatih.

1. Perjalanan Mencekam

Dunia dikejutkan dengan situasi di Timur Tengah yang memanas pada akhir pekan lalu. Pasalnya, pada Sabtu 28 Februari 2026, militer AS dan Israel melancarkan serangan udara dan rudal ke Iran. Serangan ini menargetkan pangkalan militer, fasilitas pertahanan, serta struktur kepemimpinan Iran.

Serangan AS dan Israel ke Iran menimbulkan korban jiwa. Salah satunya menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei.

Iran sendiri turut membalas serangan tersebut. Konflik ini pun turut memberi dampak kepada negara-negara sekitar, termasuk UEA.

Sindhu yang kala itu tengah berjalan menuju Birmingham, Inggris, yang jadi lokasi digelarnya turnamen bulu tangkis bergengsi Super 1000, yakni All England 2026, harus terjebak dalam situasi konflik tersebut. Dia kala itu tengah berada di bandara Dubai, yang tampaknya tengah transit untuk melanjutkan perjalanan ke Inggris dari India.

Sindhu pun bercerita lewat unggahannya di media sosial. Dia mengatakan bahwa situasi mencekam dan menakutkan. Bahkan, dia mendengar ledakan yang sumbernya tak jauh dari lokasi Sindhu berlindung di bandara bersama sang pelatih.

“Situasi sulit ini masih terus berlangsung, dan kondisinya semakin mengkhawatirkan dari jam ke jam,” ujar Sindhu lewat unggahan di media sosialnya.

“Beberapa jam lalu, terjadi ledakan tidak jauh dari lokasi kami berlindung di bandara. Pelatih saya, yang berada paling dekat dengan sumber asap dan puing-puing, harus segera menjauh dari area tersebut. Momen itu menjadi saat yang sangat menegangkan dan menakutkan bagi kami semua,” lanjutnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya