Kemudian kejuaraan tersebut juga berbeda dari yang lain. Di mana, karpet lapangan yang dipakai berwarna abu-abu alih-alih hijau. Kejuaraan All England mulai memakai karpet berwarna abu-abu sejak edisi 2024 lalu.
“Katanya kan lebih bergengsi kan (All England) turnamen tertua kan, jadi pastinya salah satu wishlist saya juga bermain disana. Salah satu wishlist saya juga bisa juara disana. Semoga hasil-hasil yang baik bisa mengikuti,” tutup Alwi.
Saat ini, Alwi berstatus tunggal putra utama Indonesia di Pelatnas Cipayung dengan menempati peringkat 14 dunia. Grafik performa pemain asal Jawa Tengah tersebut tengah menanjak signifikan setelah sukses mempersembahkan gelar juara di turnamen level Super 500, Indonesia Masters 2026.
(Rivan Nasri Rachman)