Kendati menyinggung soal kesempatan yang terus berkurang, Marquez paham punya tanggung jawab untuk tetap menang bareng Ducati Lenovo. Tapi, tahun ini, ia benar-benar merasakan kedamaian.
“Pada akhirnya, jika Anda berkendara untuk Ducati Lenovo, Anda harus bertarung untuk kemenangan dan gelar juara. Tapi, sekarang saya merasakan kedamaian,” tutup Marquez.
Itu merupakan tanda-tanda lain dari Marquez soal pensiun. Ia juga memberi kode ketika tidak menaruh namanya di susunan pembalap tim Ducati Lenovo pada 2027 dalam unggahan MotoGP di media sosial.
Marquez sudah memenangi tujuh gelar juara dunia di kelas MotoGP, menyamai capaian milik Valentino Rossi. Bila menjadi kampiun lagi musim ini, ia bakal sejajar dengan Giacomo Agostini sebagai pemilik titel juara dunia terbanyak di kelas premier.
(Wikanto Arungbudoyo)