Kendati demikian, tak sedikit yang menilai bahwa keputusan membawa Marquez ke Ducati Lenovo adalah sebuah kesalahan. Sebab, mereka menyatukan dua predator di dalam satu ‘kandang’ sehingga diprediksi bakal terjadi perselisihan internal di antara mereka.
Namun, Tardozzi sama sekali tak setuju dengan anggapan itu. Sebab menurutnya, Marquez dan Pecco bakal didukung dengan kekuatan yang sama tanpa dibeda-bedakan sehingga hasil balapan lah yang menentukan siapa yang terkuat di antara mereka berdua.
“Banyak yang bilang kita akan punya masalah manajemen. Tidak, karena mereka berdua sangat cerdas, cepat, dan mereka tahu bahwa lintasan akan menentukan siapa yang terkuat,” jelas Tardozzi.
“Kami akan membantu kedua pembalap kami dengan cara yang sama. Akan menyenangkan melihat persaingan antara dua juara hebat ini,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)