TARGET ganda putra Indonesia Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, yang belum tercapai pada musim 2024 ini terungkap. Ternyata, mereka sebenarnya menargetkan menembus peringkat 32 besar pada tahun ini.
Rahmat/Yeremia mengevaluasi permainan mereka selama menjalani musim debut sebagai pasangan tahun ini. Secara keseluruhan, Rahmat/Yeremia diketahui meraih tiga titel di musim ini dari 15 turnamen yang mereka ikuti.
Dua gelar lainnya didapat ketika mereka menyapu bersih dua ajang beruntun di Surabaya. Kedua ajang itu adalah Indonesia International Challenge 2024 dan Indonesia Masters Super 100 2024. Dua kejuaraan itu menjadi turnamen terakhir yang mereka ikuti tahun ini.
Dari hasil tersebut, Rahmat/Yeremia masih belum bisa menembus peringkat 40 besar dunia walau melesat tujuh tempat pada pembaruan ranking pekan lalu. Mereka tertahan di urutan 44 dunia dengan torehan 33.210 poin.
Pasangan Pelatnas PBSI itu pun membeberkan bahwa target mereka tahun ini belum tercapai. Sebab, mereka ingin menembus peringkat 32 besar pada musim debut mereka sebagai pasangan.
“Kalau buat saya sih (target tahun ini) belum tercapai ya karena awal tahun saya bilang pengen tembus 32 besar. Tapi ternyata tahun ini mentok di 41 kalau nggak salah, jadi belum memenuhi target sih,” kata Yeremia kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia, saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, pekan lalu.
Rahmat/Yeremia pun berencana untuk lebih sering mentas di turnamen level Super 300 ke atas pada tahun depan. Mereka menilai untuk bisa bersaing di tingkat yang lebih tinggi, mereka harus meningkatkan kekuatan dan kecepatan.
Sementara itu, dari segi non-teknis tak ada masalah apapun yang mereka hadapi. Rahmat/Yeremia merasa chemistry mereka sudah apik di luar lapangan.
“Kalau kita non teknisnya sih biasa-biasa aja ya. Dulu kan kita teman sekamar, suka bercanda, kalau main keluar juga suka bareng, kalau pertandingan juga bareng, suka sekamar juga, segala macem, jadi non teknisnya enggak ada ya (yang perlu dievaluasi),” jelas Yeremia.
“Dari di lapangannya sih, itu yang tadi saya bilang harus tambah dari tenaga sama kecepatan dan staminanya,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)