"Ini adalah Olimpiade, paripurnanya prestasi olahraga. Kita mengapresiasi dan menghargai semua proses yang telah dilewati atlet kita. Kalau hasilnya berbeda, ini bukan akhir segala-galanya," jelas Okto, dilansir dari rilis NOC Indonesia, Kamis (8/8/2024).
Meski panjat tebing putri Indonesia belum berhasil menyumbang medali, Okto memberikan kabar positif lainnya. Dia mengungkapkan kalau panjat tebing Indonesia selalu menjadi salah satu negara yang wajib diantisipasi negara lain, terkhusus pada nomor speed.
"Tadi saya ngobrol langsung sama Presiden International Sport Climbing, Marco Scolaris. Katanya, Indonesia itu selalu menjadi negara yang selalu diperhitungkan di panjat tebing, khususnya speed climbing," ungkap Okto.
Kendati demikian, panjat tebing Indonesia masih memiliki harapan terakhir untuk bisa menyumbang medali. Sebab, masih ada Veddriq Leonardo yang akan tampil di babak perempat final nomor speed putra, pada Kamis (8/8) sore WIB.
(Admiraldy Eka Saputra)