Namun, pada akhirnya Pecco mampu bangkit di paruh kedua musim dan merebut gelar juara MotoGP 2022, yang merupakan titel pertama dalam kariernya di kelas utama. Dia pun percaya penuh pada timnya untuk tetap tenang dan bisa mengembalikan keadaan seperti dua tahun lalu di musim ini.
“Kami harus memahami situasinya dan kemudian menyelesaikannya,” ujar Bagnaia, dikutip dari Speedweek, Selasa (16/4/2024).
“Bagi saya, situasinya mirip dengan 2022, di mana saya juga harus bertahan dan bermain lebih bertahan di awal tahun,” lanjutnya.
“Tapi, saya sangat percaya pada tim saya bahwa kami bisa mengendalikannya lagi dengan ketenangan yang diperlukan, kami akan berjuang untuk menjadi yang teratas lagi,” pungkas rider kelahiran Turin itu.
(Wikanto Arungbudoyo)