"Dia tidak pernah puas, bahkan jika dia merasa tidak nyaman dengan motornya, bahkan jika dia tidak menyukai sirkuitnya, Anda memiliki dia di belakang Anda, mencoba melewati Anda untuk mengalahkan Anda. Tapi dia sering terjatuh, dia selalu sering terjatuh," lanjut pria asal Spanyol itu.
"Di sisi lain, Acosta adalah pembalap yang tidak suka terjatuh, lebih sadar akan risiko. Dia melakukan berbagai hal dengan cara yang lebih terkontrol, namun sejauh ini, dia memiliki bakat yang sama," jelas tiga kali juara dunia MotoGP itu.
"Dia mirip, tapi berbeda dan angkanya bahkan lebih baik dari Marc. Pada prinsipnya dia (Acosta) adalah bintang berikutnya yang akan menang di MotoGP," tandas Lorenzo.
Pada 2013, Marquez tercatat mengalami 20 kali kecelakaan, tetapi sukses memenangkan gelar. Begitu pun pada 2017, pria yang kini berusia 31 tahun tersebut 26 kali terjatuh, namun masih bisa juara dunia MotoGP.
(Wikanto Arungbudoyo)