LISMO – Managing Director Yamaha Racing, Lin Jarvis, ternyata senang melihat perpisahan Marc Marquez dengan Honda di akhir MotoGP 2023. Salah satu penyebabnya karena hal itu membuat Yamaha termotivasi untuk memuaskan bintang mereka, Fabio Quartararo, dengan motor anyarnya.
Seperti diketahui, Marquez bakal memulai petualangan baru dengan Gresini Ducati di MotoGP 2024. Dia memutuskan meninggalkan Honda setelah 11 tahun.
Marquez berani mengambil langkah besar dalam kariernya karena Honda tak mampu lagi memberikan motor yang kompetitif untuknya. Buktinya, The Baby Alien -julukan Marquez- hanya bisa mengemas 96 poin saja di MotoGP 2023 yang membuatnya finis di peringkat 14.
Bahkan, Marquez sering kali terjatuh dan gagal mencetak poin di sebagian besar paruh pertama musim lalu. Honda pun mengakhiri musim di posisi buncit klasemen kontruktor dengan raihan 185 poin saja.
Di sisi lain, Yamaha memiliki nasib yang tak jauh berbeda, yakni finis di peringkat empat klasemen konstruktor dengan torehan 196 poin saja. Dengan hanya berkekuatan dua pembalap, Quartararo menjadi yang terbaik di posisi 10 dengan 172 poin.
Sementara Franco Morbidelli, dia berada tiga tempat di bawahnya. Yamaha sendiri akan berpisah dengan Morbidelli di akhir musim 2023 karena memilih hengkang ke Pramac Ducati pada musim depan.
Jarvis pun senang melihat Honda bercerai dengan Marquez karena hal itu tak terjadi di timnya. Pasalnya, dia yakin jika Yamaha berpisah dengan sang bintang, Quartararo, di tengah kondisi tim yang sedang terpuruk, itu akan membuat mereka semakin merana.
“Saya senang gangguan ini terjadi di Honda dan bukan di kami,” kata Jarvis dilansir dari Motosan, Selasa (12/12/2023).
“Dengan hanya dua pembalap, kami akan berada dalam posisi yang buruk jika Fabio meminta hengkang sebelum kontraknya berakhir. Saya harap ini adalah sesuatu yang kita hindari di masa depan,” lanjutnya.
“Bagaimanapun, Yamaha dan Honda berada dalam situasi serupa, meski menurut saya segalanya menjadi lebih mudah bagi kami karena motor kami tidak bisa diprediksi. Kami masih melihat banyak kecelakaan yang dialami pembalap Honda saat ini,” tambahnya.
Selain itu, Jarvis juga senang dengan hengkangnya Marquez karena itu membuat tim pabrikan Iwata semakin bertekad untuk membuat El Diablo -julukan Quartararo- puas dengan motor. Dia siap memberi motor yang sesuai dengan keinginan Quartararo nanti.
“Bagi kami, kepergian Marquez pasti menjadi pertanda bagus untuk semakin memotivasi kami dalam memuaskan Fabio dengan memberinya motor yang telah ditunggu-tunggunya,” ujar Jarvis.
“Ya, tentu saja itu mengejutkan saya. Juara dunia delapan kali dengan kontraknya meninggalkan Honda dalam situasi bencana, tanpa ada yang menggantikannya, itu seperti gempa bumi,” pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)