Aksi epic comeback Jorji di game pertama tampaknya berhasil meningkatkan mental bertanding wakil Indonesia itu. Sebaliknya, Okuhara yang hampir terkena comeback tampaknya mentalnya menjadi ciut di game kedua.
Dan benar saja, di game kedua Jorji benar-benar menggila. Sepanjang pertandingan, dia selalu memainkan serangan kombinasi di mana pukulannya bergantian ke depan, kanan, kiri, hingga belakang.
Arah shuttlecock yang sedemikian acaknya membuat Okuhara harus berlarian kesana kemari demi meraih poin. Bahkan, tunggal putri Jepang peringkat 37 ranking BWF itu juga harus tersungkur berkali-kali.
Melihat atlet andalannya yang dipermainkan Jorji ini, pendukung tuan rumah pun seketika bungkam. Teriakan dan sorakan yang terdengar di awal game pertama tak lagi terdengar. Game kedua pun akhirnya ditutup dengan kemenangan 21-19.
(Wikanto Arungbudoyo)