SEPANG - Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengaku tak terlalu mempermasalahkan jika dirinya gagal menjuarai MotoGP 2023. Baginya, bukan sebuah kegagalan jika nantinya dikalahkan Jorge Martin (Pramac Ducati) dalam perebutan gelar juara musim ini.
Sebab menurut Bagnaia, pencapaian dirinya terbilang luar biasa di musim ini, terlebih sudah tiga tahun terakhir ia mampu bersaing memperebutkan gelar juara MotoGP. Namun, tentunya saat ini Bagnaia masih ingin juara dan merebut gelar keduanya di ajang tersebut.
Sebagaimana diketahui, dua pembalap Ducati itu saat ini tengah memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2023. Bagnaia masih menempati posisi teratas, tetapi Martin menempel ketat di posisi kedua dengan perbedaan 13 poin saja.
"Saya rasa bukan sebuah kegagalan jika saya kalah (dari Martin). Akan tetapi, tentunya akan luar biasa jika bisa menang lagi," kata Bagnaia dikutip dari Motosan, Kamis (9/11/2023).
Saat ini, Pecco -sapaan akrab Bagnaia- menempati posisi pertama dengan mengumpulkan total 389 poin. Sementara itu, Martin mengekor di belakangnya dengan total raihan 376 poin.
Meskipun sulit, pembalap Ducati lainnya, Marco Bezzecchi (Mooney VR46) juga secara hitung-hitungan masih mungkin untuk merebut gelar juara musim ini. Anak didik Valentino Rossi itu saat ini menempati posisi ketiga dengan mengumpulkan total 310 poin.