“Saya memberi 100 persen. Saya mengalami dehidrasi dengan delapan lap tersisa dan sangat sulit untuk menyelesaikan balapan,” kata Martin dilansir dari Speedweek, Senin (25/9/2023).
“Meski begitu, saya mampu menjaga kecepatan dengan baik. Saya melakukan kesalahan besar di lap terakhir karena dehidrasi. Fabio menyalip saya, tapi saya mampu melakukan serangan balik dan saya sangat senang bisa mendapatkan posisi kedua ini, juga untuk tim,” tambahnya.
Ya, Martin memang nyaris kehilangan posisi kedua setelah dia melebar di Tikungan 4 pada lap terakhir yang membuat Quartararo menyalipnya. Namun, dia dengan cepat bisa melangkahi juara MotoGP 2021 itu di trek lurus sehingga bisa finis sebagai runner up di belakang sang pemenang, Marco Bezzecchi dari Mooney VR46 Ducati.
Sebelumnya, pembalap kelahiran Madrid itu sukses menjadi pemenang sprint MotoGP India 2023. Hasil balapan di Sirkuit Internasional Buddh itu pun membuatnya kini hanya terpaut 13 poin saja dari sang pemuncak klasemen, Francesco Bagnaia, yang gagal finis setelah kecelakaan dalam balapan utama.
(Reinaldy Darius)