SOLO - Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Para Games 2022, Angela Tanoesoedibjo, meninjau kesiapan atlet yang tengah menjalani pemusatan latihan di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/9/2023). Ada tiga cabor yang ditinjau yakni para badminton, para cycling, dan para tenis meja.
Tinjauan tersebut dilakukan untuk memberikan semangat kepada seluruh atlet Paralimpik jelang Asian Para Games 2022 Hangzhou, China. Ajang tersebut akan digelar pada 22-28 Oktober 2023.
"Kami terus menyemangati kawan-kawan. Yang pasti fisik dan mental harus selalu dijaga," kata Angela setelah tinjauan itu, Jumat (1/9/2023).
Angela yang juga Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Ekonomi Digital & Kreatif ini menegaskan, pihaknya siap memberikan support kebutuhan pelatih dan atlet. Dengan begitu, atlet paralimpik Indonesia bisa mendulang prestasi.
"Kami juga input kawan-kawan atlet pelatih, apa yang bisa kami support untuk kita bisa sama sama membanggakan Indonesia," tukas Angela.
Seperti diketahui, saat ini NPC Indonesia tengah menggelar pelatnas untuk Asian Para Games 2022 yang diikuti 134 atlet. Nantinya, kontingen Paralimpik Indonesia akan turun di 12 cabor.
Belasan cabor yang akan diikuti itu antara lain para-atletik, para-bulu tangkis, para-tenis meja, para-renang, para-angkat berat, para-balap sepeda, para-menembak, para-panahan, para-catur, boccia, blind judo, dan lawn bowls.
Berkaca dari hasil APG 2018 di Jakarta, Indonesia menempati peringkat kelima daftar perolehan medali. Sementara itu, di APG 2022, kontingen Merah Putih ditargetkan menempati posisi 10 besar klasemen akhir perolehan medali.
"Kami optimis melihat prestasi yang ada selama ini. Target kami masuk 10 besar. Insya Allah itu bisa dicapai," tutup Deputi CDM Andi Herman.
(Wikanto Arungbudoyo)