3. Ken Caminiti
Untuk urutan ketiga, masih dari atlet bisbol asal Amerika Serikat, Ken Caminiti, yang mati karena serangan jantung gara-gara overdosis obat. Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, ia sempat mengaku mengonsumsi obat-obatan telarang dalam waktu panjang.
Ken Caminiti juga mengaku sering meminum alkohol dan menggunakan steroid selama musim 1996. Kemudian, ia sempat memeriksakan dirinya ke pusat rehabilitasi pada 2000. Nahasnya, atlet bisbol Amerika Serikat itu dinyatakan wafat pada 10 Oktober 2004 (umur 41) di The Bronx, New York.
2. Allan Simonsen
Selanjutnya, ada mantan pembalap asal Denmark, Allan Simonsen. Rider Denmark yang populer dan sangat berbakat ini kehilangan nyawanya di Le Mans 24 Hours ketika pada menit kesembilan balapan 2013.
Saat itu, Allan Simonsen yang memimpin kelas GTE Am meninggalkan trek dan menabrak pembatas di pintu keluar Tertre Rouge. Penempatan armco pada pohon besar menyebabkan kerusakan besar dan secara tragis merenggut nyawa seorang pria yang dianggap sebagai teman banyak orang di DSC.
Allan Simonsen sejatinya sempat dikeluarkan dari mobil dalam kondisi sadar. Namun setelah dibawa ke pusat medis, nyawanya tak tertolong karena mengalami luka-luka berat akibat insiden itu.