“Jika itu tidak mendekati level Ducati atau Aprilia, dan memberikan kesempatan bagi para pembalap mereka bersaing di lima besar, maka masa depan untuk Marquez akan mencemaskan. Dengan demikian, Repsol, sponsor terbesar dan terlama di MotoGP bisa kehilangan kepercayaan kepada Honda, mitra veteran mereka selama bertahun tahun,” pungkasnya.
Sejauh ini, situasi tidak terlihat baik bagi Repsol Honda karena Marc Marquez masih mengeluhkan kinerja motornya pada sesi pramusim di Sepang bulan Februari lalu. Sebab, Marquez hanya finis ke-10 selagi Joan Mir berada di tempat ke-12.
Keduanya merupakan pembalap berkualitas, dengan Mir adalah juara dunia MotoGP 2020. Namun, jika Marquez dan Mir sama-sama kesulitan, maka kesalahan disinyalir terletak pada motornya. Hal ini yang disebut oleh Jove, bakal menjadi alasan Repsol meninggalkan Honda.
(RDA)
(Hakiki Tertiari )