Periskop 2023: Prediksi Kiprah Pebulu Tangkis Indonesia di 2023, Ajang Unjuk Gigi Menuju Olimpiade 2024

Djanti Virantika, Jurnalis
Selasa 17 Januari 2023 20:52 WIB
Persikop 2023: Prediksi kiprah pebulu tangkis Indonesia pada 2023. (Foto: Humas PP PBSI)
Share :

Ganda Putri


Kemudian, di ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti akan terus melanjutkan duet manisnya pada 2023 ini. Setelah membuat gebrakan besar pada awal duetnya pada 2022, lalu mengalami sedikit penurunan performa di pertengahan tahun, Apriyani/Fadia tentu siap berbicara lebih banyak pada 2023.

Mereka akan membuktikan diri siap menjadi ganda putra andalan Indonesia. Tahun lalu, Siti/Fadia sendiri diketahui sukses menggondol gelar juara Malaysia Open dan Singapore Open 2022. Alhasil, pasangan itu pun sudah menempati posisi ke-11 di ranking BWF.

Selain Apriyani/Fadia, masih ada hal lain yang akan ramai disorot dari sektor ganda putri Indonesia pada tahun ini, yakni pencarian pelapis Apriyani/Fadia yang bisa tampil konsisten. Sejauh ini, Febriana Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi masih jadi andalan kedua dari Indonesia di sektor ini. Namun, performa pasangan peringkat 19 dunia itu masih inkonsisten. Alhasil, ini jadi PR lain dari pelatih di pelatnas PBSI nantinya.

Di luar pasangan itu, performa pasangan lainnya juga akan ramai disorot. Di antaranya, ada Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto yang baru dipasangkan pada tahun lalu.

Ganda Campuran


Terakhir, ada sektor ganda campuran. Sektor ini paling banyak memberi kejutan yang menuai perhatian besar pada 2022. Penampilan sejumlah pemain dipastikan jadi sorotan lagi tahun ini, seperti Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati hingga Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Sebab, kedua pasangan itu bisa tampil gemilang pada 2022. Sejatinya, performa ganda campuran Indonesia menuai banyak kritik di awal 2022 karena masih dinilai kurang baik usai hanya mengandalkan pasangan-pasangan muda di pelatnas PBSI.

Namun, mereka sukses membuat gebrakan jelang akhir 2023. Rehan/Lisa secara mengejutkan berhasil keluar sebagai kampiun di ajang Hylo Open 2022. Kemudian, Rinov/Pitha bisa jadi runner-up Malaysia Masters 2022 dan tampil luar biasa di BWF World Tour Finals 2022 hingga melaju ke semifinal.

Peningkatan tajam Rehan/Lisa dan Rinov/Pitha di akhir 2022 diharapkan bisa dijaga ke tahun ini. Mereka pun tentunya siap membuktikan diri bisa berbicara lebih banyak lagi usai mendapat banyak pengalaman sejauh ini.

Kiprah ganda campuran Indonesia akan semakin disorot karena mereka akan mendapat pelatih anyar tahun ini. Pasalnya, Nova Widianto yang selama ini mejadi pelatih ganda campuran pelatnas PBSI memutuskan mundur dari jabatannya untuk melatih di Malaysia.

Selain harus beradaptasi dengan pelatih baru, Rehan/Lisa dan Rinov/Pitha juga akan mendapat tekanan lebih untuk berbicara banyak pada 2023 ini karena persaingan dengan pemain non-pelatnas PBSI. Di luar pelatnas, memang ada sejumlah pasangan hebat lain di sektor ganda campuran, seperti Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti hingga Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja.

Praveen/Melati yang tak bisa berduet panjang pada 2022 karena cederanya Praveen siap comeback dan unjuk kekuatan tahun ini demi merebut tiket Olimpiade Paris 2024. Begitu juga dengan Dejan/Gloria, pasangan yang baru dipasangkan ini siap melangkah lebih jauh pada 2023 usai menorehkan sederet hasil manis pada 2022

(Djanti Virantika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya