HASIL 16 besar French Open 2022 sektor tunggal putra telah diketahui pada Kamis (27/10/2022) malam WIB. Setelah melalui pertandingan sengit, Shesar Hiren Rhustavito akhirnya harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kodai Naraoka.
Shesar Hiren Rhustavito kalah dalam tiga gim kontra Kodai Naraoka dengan skor 23-21, 9-21, dan 20-22. Dengan kekalahan itu, Shesar Hiren harus angkat koper lebih dulu dari French Open 2022.
Bermain di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Kamis (27/10/2022) Kodai lebih dulu menguasai permainan dengan memberikan smash-smash dadakan. Vito tampak masih main berhati-hati.
Vito berhasil beberapa kali menyeimbangi permainan Kodai. Meski begitu, Vito masih belum mampu keluar dari tekanan hingga Kodai berhasil menutup interval pertama dengan unggul 11-8.
Kedua pemain saling berbalas angka di awal interval kedua meski keunggulan tiga angka masih dimiliki Kodai. Bahkan pasangan Jepang itu memperlebar jarak dari 13-11 menjadi 16-11.
Tapi, Vito menunjukkan motivasi berlebih mendekati poin-poin krusial. Dia mendapat momentum untuk menciptakan angka beruntun hingga bisa menyamakan skor 20-20.
Terjadi ketegangan di antara kedua pemain di poin-poin ini. Tapi Vito menunjukkan mental kuat hingga bisa memenangkan gim pertama dengan skor 23-21.
Memasuki gim kedua permainan Vito justru tak sebaik gim pertama. Dia kerap melakukan kesalahan sendiri dan tidak bisa mengembalikkan bola hasil serangan lawan.
Alhasil dia langsung menerima kemasukan poin beruntun di awal interval pertama. Dengan mudah, Kodai bisa menembus skor 12-7 untuk menutup interval.
Vito masih belum bisa membalikkan momentum. Dia semakin tertinggal jauh hingga berselisih tujuh angka.
Kodai pun tak lagi mendapatkan perlawanan berarti dari Vito. Pemain Jepang itupun menciptakan enam poin beruntun untuk mengamankan gim kedua 21-9.
Di gim ketiga, Vito menghadapi perlawanan sengit dari Kodai di pertengahan interval pertama. Tapi dia bisa keluar menyerang hingga membuat tiga angka beruntun untuk mengamankan skor 10-7.
Di interval kedua, keunggulan Vito sempat ditipiskan hingga berselisih satu angka 14-15. Namun setelahnya Vito dapat disamakan menjadi 20-20, akhirnya dia menyerah dengan skor 20-22.
(Hakiki Tertiari )