“Enggak bisa semua terus di atas. Ekspektasi masyarakat Indonesia ke Minions saja yang terlalu luar biasa, mereka enggak boleh kalah, runner up aja gagal, jadi itu yang harus dimengerti,” kata pelatih berjuluk Coach Naga Api itu.
“Pemain itu ada masa performanya naik turun. Sebenarnya sama dengan Ahsan/Hendra waktu di atas terus mereka turun,” tambahnya.
“Siklus itu normal, cuma kadang-kadang ekspektasi para netizen, penggemar, pengennya di atas terus, kalau turun sedikit, kok turun? Padahal menurut saya itu normal,” tuturnya.
Marcus/Kevin kini berusaha untuk move on dari rangkaian performa buruk tersebut dengan mempersiapkan diri untuk Denmark Open 2022, yang akan dihelat 18-23 Oktober 2022 mendatang. Mantan ganda putra nomor satu dunia tersebut akan mengawali turnamen Super 750 itu dengan menghadapi Akira Koga/Taichi Saito di babak 32 besar.
(Rivan Nasri Rachman)