KEVIN Safaruddin Madria bukan pembalap pertama Indonesia yang meninggal dunia karena kecelakaan di sirkuit. Sebelumnya, ada pembalap asal Indonesia lainnya yang bernasib sama, dialah Afridza Munandar.
Dunia balap motor Indonesia dikejutkan dengan kabar meninggalnya Kevin Safaruddin Madria. Pembalap muda Tanah Air itu meninggal dunia di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, dalam seri kedua Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race 2022, Minggu 28 Agustus 2022.
Kabar meninggalnya Kevin Safaruddin Madria pun dibenarkan oleh Rachmat Alrasyid, pemilik Al Rasyid Indo Racing. Sebagai catatan, Kevin membalap untuk tim yang berada di bawa bendera YROI Official Al Rasyid Indo Racing.
“Iya betul (kabar meninggalnya Kevin Safaruddin). Mohon doanya. Saat ini kami sudah berada di rumah duka,” kata Rachmat, dikutip dari Antara pada Rabu (31/8/2022).
Nyatanya, Kevin Safaruddin Madria bukanlah pembalap asal Indonesia pertama yang kehilangan nyawanya di lintasan balap. Sebelumnya, ada Afridza Munandar yang mengalami nasib serupa.
Afridza Munandar meninggal dunia dalam balapan pertama Asia Talent Cup (ATC) yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu 2 November 2019.
Pembalap yang pada saat itu berusia 20 tahun tersebut meregang nyawa di lap pertama, tepatnya pada tikungan ke-10. Kecelakaannya yang begitu parah bahkan membuat balapan langsung dihentikan seiring dengan pengibaran bendera merah.
Afridza Munandar sempat dibawa ke Rumah Sakit Kuala Lumpur dengan menggunakan helikopter. Sayangnya, nyawa Afridza tetap tidak tertolong.
Padahal, Afridza Munandar sedang tampil brilian di ATC 2019. Dia sukses menyelesaikan balapan di posisi pertama, kedua, dan ketiga di ATC 2019 masing-masing dalam dua kali kesempatan. Raihan tersebut membuatnya mengoleksi 142 poin bertengger di urutan ketiga pada klasemen pembalap.
Sirkuit Sepang sendiri sudah beberapa kali menjadi saksi bisu atas keejadian serupa. Sebelumnya pada tahun 2019, pembalap MotoGP asal Italia, Marco Simoncelli, meninggal dunia di sirkuit ini.
(Andika Pratama)