2. Tuai Pro Kontra
Meski memberi keuntungan, penerapan sesi sprint race dalam semua balapan musim depan menuai pro dan kontra. Salah satu yang menyampaikan kritik dan kekecewaan adalah Fabio Quartararo. Baginya, ini ide yang bodoh.
“Menurut saya, itu (sprint race) benar-benar bodoh,” kata Quartararo soal wacana sprint race, dilansir dari Motorsport Internasional.
“Bukan saya yang membuat keputusan tentang format balapan, tapi saya pikir kami memasuki format yang sangat bodoh,” sambungnya tegas.
1. Disukai Marc Marquez
Fakta terakhir dari sprint race berkaitan dengan Marc Marquez. Ya, jika Fabio Quartararo tak setuju dengan penerapan sprint race, dia malah memberi dukungan besar. Sebab, dia yakin balapan bisa berjalan jauh lebih menarik.
"Saya menonton dengan penuh minat balapan sprint (race) di F1 dan saya menyukainya," kata Marquez, dilansir dari GPOne.
"Sekarang, semua orang telah menyadari, bahwa kami perlu mengubah sesuatu (modifikasi/pembaruan) di kejuaraan kami. Kami perlu meningkatkan pertunjukan dan membuat balapan lebih menarik bagi penggemar muda," sambungnya.
(Djanti Virantika)