Kendati begitu, Apriyani/Fadia langsung merespons dengan mengganti pola permainannya. Mereka kini bermain lebih sabar dan berhati-hati. Hasilnya, Apriyani/Fadia mampu mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan menjadi 6-6.
Mengetahui lawan semakin banyak mendapatkan poin, Matsuyama/Shida menerapkan pola permainan berbeda. Sayangnya, hal itu tidak berjalan dengan baik. Apriyani/Fadia pun menyusul dan unggul di interval gim kedua dengan skor tipis 11-10.
Seusai jeda, runner-up Indonesia Masters 2022 itu melanjutkan permainan efektifnya untuk mendapatkan poin. Kini, Apriyani/Fadia memiliki jarak tiga angka dari Matsuyama/Shida.
Kondisi ini semakin membuat Matsuyama/Shida harus memutar otak untuk mengejar ketertinggalan. Beruntung, Apriyani/Fadia sigap mengantisipasi perubahan skema permainan Matsuyama/Shida. Pada akhirnya, Apriyani/Fadia mampu mengalahkan ganda putri nomor dua di Jepang itu dengan skor 21-15.
Di babak perempatfinal, Apriyani/Fadia masih menanti lawannya. Mereka berpeluang menghadapi unggulan pertama asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan. Hal ini bisa terjadi jika mereka mengalahkan wakil Malaysia, Low Yeen Yuan/Valeree Siow.
(Djanti Virantika)