Naik Podium karena Aleix Espargaro Bikin Kesalahan Memalukan di MotoGP Catalunya 2022, Johann Zarco: Saya Pikir Motornya Rusak

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis
Senin 06 Juni 2022 02:12 WIB
Peraih podium di MotoGP Catalunya 2022. (Foto: MotoGP)
Share :

BARCELONA – Pembalap tim Pramac Ducati, Johann Zarco, berhasil mendapat berkah dari kesalahan memalukan Aleix Espargaro di MotoGP Catalunya 2022. Karena kesalahan itu, Zarco pun akhirnya bisa mengakhiri balap di peringkat ketiga.

Balapan di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu 5 Juni 2022 malam WIB, Zarco memulai dari posisi keempat. Sayang, dia kemudian kehilangan posisi, karena kondisi bannya yang belum mencapai temperatur maksimal.

Posisi keempat pun tampaknya menjadi milik Zarco. Dia dapat menahan Joan Mir berada di belakangnya, namun jarak dengan rekan satu timnya, Jorge Martin, di posisi ketiga terlalu jauh untuk dikejar.

BACA JUGA: Pedih, Aleix Espargaro Harus Relakan Podium di MotoGP Catalunya 2022 Gara-Gara Kesalahan Memalukan

Memasuki putaran terakhir, kesalahan fatal dibuat oleh Espargaro. Dia mengira balapan berakhir dan memelankan kecepatannya. Tidak hanya itu, dia juga sudah mulai melambaikan tangannya kepada penonton.

BACA JUGA: Alami Kecelakaan Parah di MotoGP Catalunya 2022, Alex Rins Kesakitan dan Takaaki Nakagami Dibawa ke Rumah Sakit

Butuh beberapa waktu sebelum akhirnya Espargaro menyadari kesalahannya. Setelah melihat beberapa rider masih melaju dengan kecepatan penuh, Espargaro baru sadar dan kembali memacu motornya.

Akibat kesalahannya, Espargaro disalip Jorge Martin, Johann Zarco, dan Joan Mir. Zarco yang berhasil menyalipnya di tikungan pertama, sempat mengira Espargaro mengalami kendala teknis.

Namun, Zarco melihat Espargaro melambaikan tangannya. Zarco pun memilih untuk tetap memacu motornya dan akhirnya meraih podium ketiga, di belakang Martin dan sang pemenang, Fabio Quartararo.

“Saya pikir dia mengalami masalah mekanis. Namun, dia terlihat sedang berselebrasi. Saya pun menyalipnya dan menyelesaikan balapan,” kata Zarco seusai balapan.

Padahal, Zarco sempat akan menyerah dan tak mengejar podium. Dia mengaku kecepatan motor Ducati Desmosedici GP22 miliknya tak sesuai harapan. Beruntung, dia akhirnya meraih podium.

“Saya frustrasi karena kehilangan kecepatan di akhir balapan. Saya satu-satunya yang menggunakan ban berkompon keras, dan seharusnya bisa memanfaatkannya. Saya senang tetap menekan, karena terjadi kesalahan di lap terakhir,” ujarnya.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya